Kakon Sumber Agung Ambarawa Minta Mustika Bahrum Perkuat Pembinaan Pertanian dan Palawija

WARTAPOST.CO.ID, Pringsewu — Aspirasi masyarakat terkait penguatan sektor pertanian dan tanaman palawija menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mustika Bahrum, di Pekon Sumber Agung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Kamis (13/08/2026).

Kepala Pekon Sumber Agung, Agus Wahyono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mustika Bahrum di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan reses menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi yang selama ini menjadi kebutuhan di tingkat pekon.

“Selamat datang untuk Bapak Mustika di Pekon Sumber Agung. Mudah-mudahan silaturahmi kali ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Agus.

Ia mengatakan, kehadiran Mustika Bahrum menjadi hal istimewa bagi masyarakat Sumber Agung, karena warga mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi pembangunan.

“Ini menjadi kesempatan bagi perwakilan Dusun 1, 2, 3 dan 4. Silakan masyarakat menyampaikan aspirasi yang sifatnya pembangunan. Mudah-mudahan aspirasi yang disampaikan bisa didengar langsung oleh Bapak Mustika untuk kemudian dikawal,” katanya.

Agus menjelaskan, Pekon Sumber Agung terdiri dari empat dusun dan 16 RT. Salah satu sektor yang dinilai membutuhkan perhatian dan pembinaan berkelanjutan adalah pertanian, termasuk tanaman palawija yang menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat.
Menurutnya, dukungan dan pembinaan terhadap sektor tersebut sangat dibutuhkan agar produktivitas masyarakat dapat meningkat sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

“Kiranya ada usulan atau penyampaian dari masyarakat untuk dapat difasilitasi oleh Bapak Dewan Mustika. Sehingga percepatan pembangunan dari sektor pertanian dan palawija bisa terealisasi sesuai harapan,” tegasnya.

Agus berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebatas pertemuan reses, tetapi dapat dikawal melalui mekanisme pembangunan yang ada sehingga kebutuhan masyarakat Sumber Agung dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah.

Sementara itu, Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Lampung, Mustika Bahrum, menegaskan bahwa kegiatan reses bukan hanya mengenai agenda menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kemasannya memang reses, tetapi tujuan utamanya adalah silaturahmi dengan warga Sumber Agung. Karena dengan wasilah silaturahmi bisa membawa banyak manfaat dan hikmah bagi kita semua,” kata Mustika.

Menurutnya, hubungan yang terbangun melalui silaturahmi menjadi modal penting bagi seorang anggota DPRD dalam memahami persoalan dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Menjaga silaturahmi bisa mengantarkan saya sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung. Artinya, wasilah silaturahmi sangat besar manfaatnya. Ini fakta yang saya rasakan,” ujarnya.

Mustika juga memastikan komunikasi dengan masyarakat Sumber Agung tidak berhenti setelah kegiatan reses selesai. Ia berkomitmen untuk terus menjalin silaturahmi sekaligus mengawal aspirasi masyarakat sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimilikinya sebagai wakil rakyat.

“Insyaallah, pertemuan kita kali ini tetap berkelanjutan, untuk terus bersilaturahmi dan mengawal pembangunan Kabupaten Pringsewu serta aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Terkait berbagai usulan yang disampaikan warga, Mustika mengatakan dirinya tidak ingin memberikan janji berlebihan mengenai realisasi setiap aspirasi. Sebab, proses pembangunan harus menyesuaikan dengan kewenangan, program, anggaran, serta skala prioritas pemerintah.

“Secara pribadi saya tidak akan berjanji muluk-muluk soal realisasi aspirasi yang disampaikan warga Sumber Agung,” ungkapnya.

Namun, Suntan Pengayom Makhga (Gelar Adat Mustika Bahrum) menegaskan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi catatan penting yang akan diperjuangkan melalui jalur legislatif dan komunikasi dengan pihak terkait.

“Ketika ada kesempatan dan pembagian pembangunan untuk wilayah Ambarawa, Pringsewu, tentu menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Related posts